RAMADHAN BULAN TURUNNYA ALQUR’AN

                                                                                 http://3.bp.blogspot.com

Jika kita ditanya orang, “Apakah salah satu bentuk keberkahan ramadhan?”. Maka, jawabannya ialah pada bulan itu diturunkannya Kalam Allah berupa al-Qur’an. Pada malam itu, Allah dengan kekuasaan-Nya menurunkan 30 juz, 6236 ayat, dan 114 surat secara berangsur-angsur sesuai dengan sebab-musabab diturunkannya. al-Qur’an yang mulai dibukukan pada masa Amirul Mukminin Umar bin Khattab, kini telah menjadi pedoman bagi tidak hanya umat muslim, melainkan juga seluruh umat manusia. Sesuai dengan firman-Nya “Hudal lin nas”, petunjuk bagi segenap umat manusia. Itulah salah satu keberkahan bulan suci ramadhan.

Al-Qur’an setidaknya dalam pembahasan kali ini memiliki 3 keutamaan yang tidak dimiliki kitab lainnya. Pertama, al-Qur’an ialah penyembuh. Penyembuh dari penyakit batin yang kini cenderung menyiksa manusia, namun kita cenderung tidak menyadarinya. Kita lalai dengan harta, mata pencaharian, besok makan apa?, dan dengan beragam perkara dunia lainnya. Nabi Muhammad SAW memang pernah bersabda, “Bekerjalah kamu seolah-olah kamu bakal hidup selamanya,...”. Namun, jika itu dijadikan sebagai landasan untuk melupakan kebutuhan batin. Maka, batin kita akan benar-benar dalam keadaan rusak. Sebab sejatinya kita telah memahami bahwa kita tidak hanya dituntut memenuhi kebutuhan fisik saja. Melainkan  kita juga harus senantiasa memperhatikan kebutuhan batiniah.

Kedua, ia tidak akan hilang seiring berputarnya zaman. Pada akhirnya nanti, pra sangkal kala ditiup maka al-Qur’an akan diangkat ke langit. Frasa “diangkat ke langit” bukan berarti kita melihat al-Qu’an yang melayang ke langit. Namun frasa itu menunjukkan akan banyak hafidz-hafidz qur’an di sekeliling kita akan diambil kembali oleh Allah SWT. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Oleh karena itu, al-Qur’an tetap akan ada di muka bumi ini jika kita masih mau membacanya, masih mau menghafalnya ikhlas lillahi ta’ala. Apalagi sekarang telah ditemukan metode “IQRA”, dimana anak-anak Islam bisa membaca al-Qur’an dengan cepat. Masya Allah. Hanya saja butuh kemauan kuat dari ibu dan bapak untuk mendorong anak-anaknya.

Dan ketiga, ia memiliki ketetapan hukum yang tetap. Subhanallah! Sampai saat ini kita masih melihat fenomena undang-undang kita atau undang-undang di negara yang lain, yang terus diamandemen setiap pasalnya karena dipandang tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Namun, al-Qur’an memaparkan suatu bentuk hukum yang tetap dan tidak berganti-ganti sampai dengan saat ini. Hanya saja maukah kita menggunakan hukum Allah tersebut, yang menjauhkan kita dari perbuatan keji serta mungkar?

Semoga keutamaan-keutamaan al-Qur’an yang dipaparkan diatas mampu melecutkan semangat kita untuk terus mentadabburinya, dan Insya Allah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita perbanyak membaca al-Qur’an di 30 hari yang suci ini. Mari kita bertadarus dengan harapan dibukakan-Nya kelapangan hati kita dalam menjalani hidup ini. Semoga kita pun turut menjumpai malam diturunkannya al-Qur’an. Malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Malam lailatul Qadr. Amin Ya Rabb.[]

Komentar

Postingan Populer